Cegah Balap Liar dan Kejahatan Jalanan, Ditsamapta Polda Sultra Sisir Titik Rawan Kendari
KENDARI – SIBERWP.COM
Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Subdit Gasum menggelar Patroli Cipta Kondisi di sejumlah titik rawan di Kota Kendari, Jumat (23/10/2026) malam hingga Sabtu (24/10/2026) pagi.
Patroli yang berlangsung selama 12 jam, mulai pukul 20.00 hingga 08.00 Wita, dipimpin Komandan Tim (Dantim) Aipda Baskar Basra bersama personel Ditsamapta Polda Sultra.
Kegiatan ini merupakan upaya preventif Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus menghadirkan pelayanan kepolisian melalui pendekatan humanis dan persuasif.
Dalam patroli tersebut, personel menyambangi sejumlah lokasi, di antaranya kawasan Tugu Eks MTQ, Ringroad Kecamatan Kambu, Jalan Kedondong, dan Jalan Kancil di Kecamatan Poasia.
Saat melintas di kawasan Tugu Eks MTQ, petugas mendapati dua remaja berada di lokasi yang minim penerangan.
Personel kemudian memberikan imbauan agar masyarakat menghindari tempat gelap dan sepi serta tetap waspada terhadap potensi tindak kejahatan, termasuk menjaga barang berharga.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pemuda, agar tidak nongkrong di tempat gelap yang minim penerangan dan senantiasa menjaga barang berharga untuk mengantisipasi potensi tindak kejahatan,” ujar Aipda Baskar Basra.
Patroli kemudian dilanjutkan ke kawasan Ringroad, Kecamatan Kambu. Di lokasi tersebut, petugas mengingatkan para pemuda agar tidak melakukan aksi balap liar maupun berkendara dengan kecepatan tinggi yang dapat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
“Aksi balap liar sangat membahayakan keselamatan. Kami meminta para pemuda tidak melakukan aksi balap di jalan umum karena dapat memicu kecelakaan dan merugikan orang lain,” tegasnya.
Selanjutnya, di Jalan Kedondong, Kecamatan Poasia, personel melaksanakan sambang dan berkoordinasi dengan warga setempat untuk memantau perkembangan situasi kamtibmas di lingkungan sekitar.
Sementara itu, di Jalan Kancil, Kecamatan Poasia, petugas melakukan pemeriksaan terhadap sekelompok remaja yang dicurigai sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kejahatan jalanan.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak adanya senjata tajam (sajam) maupun barang berbahaya lainnya.
Aipda Baskar menjelaskan, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari upaya deteksi dan pencegahan dini terhadap potensi gangguan keamanan.
“Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah pencegahan agar tidak terjadi tindak kejahatan jalanan maupun penyalahgunaan senjata tajam yang dapat mengganggu keamanan masyarakat,” tambahnya.
Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan pelanggaran maupun barang terlarang.
Hingga patroli berakhir pada Sabtu pagi pukul 08.00 WITA, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar. Situasi di sejumlah titik sasaran terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Melalui patroli rutin tersebut, Ditsamapta Polda Sultra terus berupaya mencegah potensi gangguan kamtibmas sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.