BUTON UTARA – SIBERWP.COM
Anggota DPRD Kabupaten Buton Utara (Butur), dari fraksi partai Demokrat, Mazlin, menunjukkan sisi lain dari dirinya yang patut diapresiasi.
Di sela-sela acara sunatan, ia terlihat memainkan alat musik tradisional adat Kulisusu yang dikenal dengan sebutan ndengu-ndengu.
Momen tersebut menjadi gambaran bahwa kedekatan seorang wakil rakyat dengan masyarakat tidak hanya terbangun melalui tugas-tugas formal di lembaga legislatif, tetapi juga melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan sosial dan pelestarian tradisi daerah.
Dengan memainkan ndengu-ndengu, Mazlin turut menghidupkan suasana acara sekaligus memperlihatkan kedekatannya dengan kebudayaan lokal yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Kulisusu.
Sikap seperti ini patut mendapat apresiasi. Di tengah perkembangan zaman, keterlibatan para pemangku kepentingan, termasuk anggota legislatif, sangat dibutuhkan agar kesenian dan tradisi daerah tidak sekadar menjadi cerita masa lalu, tetapi tetap hidup di tengah masyarakat dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Kehadiran Mazlin dalam suasana kekeluargaan tersebut juga menjadi pengingat bahwa menjadi wakil rakyat bukan semata-mata tentang menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.
Akan tetapi melainkan juga membangun kedekatan sosial serta menjaga nilai-nilai budaya yang tumbuh di tengah masyarakat.
Meski demikian, pelestarian budaya tentu tidak cukup hanya melalui penampilan dalam kegiatan masyarakat.
Dukungan nyata melalui kebijakan, pembinaan pelaku seni, serta perhatian terhadap keberlangsungan kesenian tradisional juga menjadi bagian penting yang perlu terus diperjuangkan.
Momen sederhana di acara sunatan itu setidaknya memperlihatkan bahwa budaya lokal dapat menjadi jembatan yang mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat yang diwakilinya.
Baginya, budaya adalah bagian dari identitas dan jati diri masyarakat Kulisusu yang harus terus kita jaga bersama.
Memainkan ndengu-ndengu bukan hanya hiburan dalam sebuah acara, tetapi juga menjadi salah satu cara untuk menjaga agar tradisi leluhur tetap hidup di tengah masyarakat.
Sebagai anggota DPRD, memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menjaga dan mendukung pelestarian budaya daerah.
Apalagi, tradisi seperti ini merupakan warisan yang harus kita kenalkan kepada generasi muda agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman.
Dengan begitu diharapkan masyarakat, khususnya generasi muda, tetap mencintai budaya sendiri.
Pelestarian budaya bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau pelaku seni, tetapi menjadi tanggung jawab bersama.
Laporan: Redaksi



